PSCS Cilacap Keluar Sebagai Juara ISC B 2016

PSCS Cilacap

PSCS Cilacap mampu keluar sebagai juara Indonesia Soccer Championship (ISC) B, setelah berhasil menaklukkan PSS Sleman dengan skor yang sangat ketat, yakni 4-3. Laga tersebut dihelat di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 lalu.

PSCS Cilacap
PSCS Cilacap berhasil keluar sebagai juara ISC B

Pertandingan dimulai dengan intensitas serangan dari kedua tim yang tampil dengan kekuatan penuh. Hasilnya, laga baru berjalan dua menit, PSS Sleman sudah mampu unggul satu gol. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Mahadirga Lasut dari sisi kanan pertahanan lawan, yang kemudian ditanduk oleh Dave Mustaine yang tak mampu dibendung oleh Ega Rizky.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Hanya berselang lima menit saja, PSCS Cilacap mampu menyamakan kedudukan. Gol penyama tersebut diciptakan oleh Ugiek Sugiyanto, yang sukses memanfaatkan bola liar dari hasil tendangan keras Rendy yang tidak sempurna ditepis oleh Agung Prasetya. Babak skor pun menjadi 1-1.

Menit ke 33, Ugiek mampu mengembalikkan keadaan melalui tendangan kerasnya ke sisi kanan gawang lawan. Kedudukan 2-1 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Babak kedua dimulai, pertandingan semakin menarik dengan kedua kesebelasan saling serang. Namun, memasuki menit ke 78, papan skor kembali berubah menjadi 2-2. PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Busari yang memanfaatkan blunder lini pertahanan lawan. Kedudukan sama kuat tersebut bertahan hingga 90 menit. Sehingga, penentu gelar juara harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di awal-awal menit babak tambahan waktu paruh pertama, Haudi Abdillah mampu kembali membawa PSCS unggul. Skor 3-2 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di paruh kedua, tim asuhan Seto Nurdiyantoro sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui sepakan Tri Handoko.

Akhirnya, gol penentu kemenangan hadir di menit ke 109. Said Nurul Aksori keluar sebagai pahlawan tim dengan tembakan terukurnya di dalam kotak penalti yang tak mampu diantisipasi oleh kiper lawan. Laga berakhir dengan skor 4-3 untuk keunggulan PSCS Cilacap dan berhak untuk meraih gelar juara ISC B.

Pelatih Tim Nasional Indonesia Akan Merangkap Jabatan

PSSI selaku lembaga sepakbola tertinggi di Indonesia, berencana untuk menggabungkan pelatih tim Nasional Indonesia senior dengan Usia 22 yang nantinya akan dipersiapkan dalam ajang Southeast Asian Games (SEA Games) di tahun 2017 mendatang. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Edy Rahmayadi selaku ketua umum PSSI.

Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi saat konferensi pers saat menjadi ketua umum PSSI

Edy menyatakan, bahwa pihaknya akan berusaha untuk mencari sosok pelatih yang dirasa sangat pas untuk melatih kedua level timnas Tanah Air tersebut. Lantaran, dengan pemilihan manajer yang tepat, maka mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Tentu kami akan berusaha mencari sesosok pelatih yang sanggup untuk menangani baik timnas senior maupun Indonesia U-22. Sehingga, diharapkan dapat membawa nama skuat Indonesia cemerlang di kejuaraan antar negara di dunia internasional. Namun, kami belum dapat mengungkapkan siapa-siapa calon pelatih nantinya. Terpenting, kami saat ini terus bekerja keras dengan upaya untuk memajukkan persepakbolaan di Indonesia,” ungkap Edy.

Kongres Tahunan PSSI

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), rencananya akan mengadakan kongres tahunan yang akan dihelat di Bandung, pada tanggal 8 Januari 2017 mendatang. Kemungkinan besar, akan sekaligus diumumkan siapa manajer yang akan melatih tim Nasional Indonesia senior dan U-22.

PSSI
PSSI akan mengadakan kongres tahunan di Bandung

Timnas Indonesia sendiri di tahun depan sudah memiliki agenda internasional yang cukup padat. Salah satu agendanya yakni laga internasional untuk skuat Merah Putih senior dan U-22 untuk SEA Games 2017 di Malaysia dan babak kualifikasi Piala Asia.

Nasib Robertino Pugliara Di Persib Masih Tanda Tanya

persib bandung

Nasib gelandang serang berkebangsaan Argentina yang dimiliki oleh Persib masih belum jelas hingga saat ini. Dikabarkan masa kontrak pemain berusia 32 tahun itu sudah habis. Keberadaan Robertino Pugliara di klub kebanggaan Bandung itu memang masih menjadi spekulasi. Di lain sisi, dirinya menyatakan masih sangat betah bermain bersama Atep CS.

Kekuatan lini tengah Maung Bandung -Julukan Persib- memang dinilai sudah memiliki kualitas cukup bagus dalam bersaing pada kompetisi Liga Indonesia tahun depan. Walaupun sering kali menjadi pilihan utama dari pelatih Djajang Nurjaman bukan berarti Pugliara akan mendapatkan kesempatan untuk memperpanjang kontraknya.

Petinggi Persib Maun Bandung sendiri menyatakan bahwa, jasa pemain asingnya itu kurang maksimal dalam setiap laganya. “Kita akan memikirkan masa depan Robertino Pugliara kedepannya, apakah kontraknya akan terus di perpanjang atau tidak, jadi kita lihat saja nanti,” jelas Umuh Muchtar, selaku manajer maun Bandung.

Pugliara Masih Betah Di Persib

robertino pugliara
Gelandang serang Persib, Robertino Pugliara

Keberadaan Pugliara di Persib memang tidak terlalu banyak berpengaruh pada kualitas permainan anak-anak maung Bandung itu. Berposisi sebagai gelandang serang dan sering menjadi pilihan utama bagi pelatih, rupanya tidak membawa gaya permainan yang cukup signifikan bagi klub tersebut.

Meskipun dirinya menyatakan kalau ia masih sangat betah tinggal di Kota Bunga tersebut, tapi masa depannya masih menjadi rumor yang cukup kencang di kancah persepakbolaan dalam negeri. “Saya sangat suka tinggal disini, bermain bersama rekan-rekan yang sangat kompak dan pelatih hebat. Tapi masalah masa depan, saya harus pasrah apakah harus kembali ke negara asal saya atau tetap bermain bersama disini,” ungkap Pugliara.

Ketika ditanya oleh beberapa media lokal di Bandung, dirinya juga sempat mengatakan bahwa, kota ini begitu indah dan sangat nyaman untuk tempat tinggal. Bermain sepakbola di kota seperti ini dan di tambah oleh pendukung yang luar biasa fanatiknya, telah membuat dirinya sangat bersemangat setiap menjalani pertandingan. Selain itu ia juga memberikan penjelasan kepada media bahwa dirinya memang belum terlalu maksimal dalam aksinya di lapangan.

“Masih sangat banyak pekerjaan rumah yang harus saya kerjakan, berlatih dan berlatih untuk bias beradaptasi dengan cepat bersama teman-teman disini. Saya sangat berterimakasih kepada rekan-rekan yang selalu membantu saya dalam beradaptasi bersama mereka,” ujar pemain yang kini nasibnya masih menjadi tanda Tanya tersebut.

Siapakah Pengganti Pugiliara?

Teka teki soal haisnya kontrak mantan punggawa Persipura, Robertino Pugliara masih menjadi tanda tanya besar. Suporter fanatik, Persib Bandung, Bobotoh juga masih menginginkan pemain tersebut untuk terus merumput di kandangnya. Suara para suporter ini semakin gencar menyuarakan kepada manajemen dan petinggi klub untuk mempertahankannya.

atep
Atep, pemain Persib Bandung

Punggawa Persib, Atep juga memberikan komentarnya mengenai nasib rekannya itu kepada media. Ia mengatakan bahwa saat ini klub masih belum memiliki nama-nama untuk pengganti gelandang serang tersebut. “Saya masih tidak tahu siapakah yang akan menggantikan dirinya jika memang harus di gantikan, sebaiknya kita tunggu saja kabar pastinya. Saat ini petinggi klub masih melakukan pertimbangan-pertimbangan mengenai masa depan pugliara,” ujar Atep.

Mantan pemain nasional Indonesia yang memiliki nama lengkap Atep Rizal itu juga memberikan penilaian kepada Pugliara mengenai performanya. Menurutnya, Pugliara masih memiliki kans untuk bertahan, karena dirinya melihat bahwa rekannya itu masih butuh waktu dalam memaksimalkan setiap penampilannya bersama klub. “Saya yakin dia bias melakukan terbaik untuk klub kebanggaan ini jika di berikan waktu lagi, adaptasi memang sulit tapi saya rasa dia adalah pemain hebat yang saat ini klub miliki,” jelas Atep.