Maradona: Napoli Mampu Kalahkan Real Madrid

Cristiano Ronaldo

Legenda hidup Napoli, Diego Maradona memiliki keyakinan bahwa mantan klubnya tersebut mampu mengalahkan Real Madrid di kancah Liga Champions. “Di dunia sepakbola, tidak ada yang tidak mungkin. Jadi, Napoli dapat memberikan kekalahan bagi mereka (Los Blancos),” ujar Maradona.

Diego Maradona
Diego Maradona yakin Napoli mampu kalahkan Real Madrid

Pemain yang mengantarkan tim Nasional Argentina menjuarai Piala Dunia itu menambahkan, bahwa Napoli mampu berbicara banyak di kancah kejuaraan antar klub di daratan eropa. “Napoli adalah tim yang besar. Saya pun juga memiliki keyakinan, bahwa klub itu akan melangkah lebih jauh di Liga Champions,” tambah Maradona.

Mantan pelatih Argentina itu juga menilai bahwa mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo tidak dalam kondisi terbaiknya belakangan ini. Dengan demikian, Maradona melihat terdapat keuntungan yang dapat dimanfaatkan untuk mengalahkan El Real di babak 16 besar.

Pada awalnya, memang legenda berpostur mungil tersebut mengatakan bahwa The Partenopei tidak beruntung akan hasil undian fase perdelapan-final UCL. Tetapi, seiring performa CR7 yang pada musim ini kurang imprensif dan sedikit kehilangan sentuhan terbaiknya.

“Jika melihat kondisi Cristiano Ronaldo akhir-akhir ini yang menunjukkan penurunan performa, terlebih di kancah Liga Champions. Ku kira itu menambah keyakinan saya. Hal tersebut tidak seperti Napoli yang sejauh ini terus berusaha keras dan membuahkan hasil yang baik di Serie A,” tutup Maradona.

Cristiano Ronaldo Tanggapi Komentar Maradona

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo angkat bicara mengenai tanggapan Maradona yang menyebutkan bahwa dirinya tidak dalam performa terbaik di musim ini, terlebih lagi di Liga Champions.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo terus bekerja keras demi menunjukkan kehebatannya

“Semua orang bebas untuk memberikan tanggapan apa yang mereka lihat. Selagi tanggapan itu tidak menyinggung ataupun melukai perasaan orang. Jadi, bagi saya, tanggapan Maradona ada benarnya juga,” ungkap Ronaldo.

Mantan punggawa Manchester United itu menambahkan, dengan banyaknya masukkan dari orang lain, terlebih lagi dari legenda sepakbola, membuat dirinya untuk mengevaluasi. Sehingga, dengan memperbaiki diri sendiri, akan mampu menunjukkan kehebatan yang dimilikinya.

“Saya tipikal orang yang menerima tanggapan ataupun masukkan dari berbagai pihak. Apalagi, yang memberi masukkan itu adalah orang besar, seperti Diego Maradona yang merupakan legenda sepakbola dan semua orang mengetahui kehebatannya. Jadi, saya akan mengevaluasi kinerja diri saya, agar menjadi lebih baik kedepannya. Sehingga, dapat memberikan hasil yang maksimal bagi semuanya, baik itu untuk fans, keluarga, maupun tim dan manajer,” tutup pemain yang pada bulan Desember lalu menerima penghargaan Ballon d’Or.

Bale Berharap Dapat Tampil Kala Melawan Napoli

Penyerang Real Madrid, Gareth Bale memiliki harapan untuk dapat sembuh dari cedera yang hingga kini masih membelenggu dirinya. Bale ingin membela El Real di Liga Champions saat berhadapan dengan Napoli di babak 16 besar pada bulan Februari 2017 mendatang.

Gareth Bale
Gareth Bale berusaha untuk dapat segera sembuh dari cedera

“Semoga cedera saya dapat sembuh sebelum pertandingan melawan Napoli. Karena saya tak ingin melewatkan pertandingan besar melawan tim yang juga merupakan klub besar,” ujar Bale.

Mantan pemain Tottenham Hostpur tersebut juga memiliki hasrat untuk mengantarkan Los Blancos meraih gelar UCL yang ke 12 kalinya. Dirinya pun sejauh ini terus bekerja keras demi keluar mampu kembali merumput ke atas lapangan.

“Sejauh ini, cedera saya masih terasa sakit. Tetapi, saya akan terus berjuang untuk sembuh dan kembali merumput bersama rekan-rekan. Saya juga ingin mengantarkan tim untuk dapat mempertahankan trofi yang susah payah kami peroleh di musim lalu,” ungkap pemain berkebangsaan Wales.

Liga Champions : Arsenal Inginkan Kemenang Lawan Munchen

arsenal

Babak 16 besar Liga Champions, mempertemukan dua tim kuat. Klub asal Liga Inggris, Arsenal akan bertarung matia-matian agar bisa menundukkan klub dari Jerman yaitu Bayern Munchen. Kedua tim merupakan lawan sepadan, namun beberapa media lebih menjagokan pasukan Carlo Ancelotti ketimbang pasukan Arsene Wenger.

Kekuatan kedua tim cukup berimbang, hanya saja mental yang membedakan kedua tim rasaksa tersebut. Arsenal yang memiliki julukan sebagai The Gunners dengan gaya permainan umpan-umpan pendek dan mengandalkan kecepatan dari para penggawanya, akan bekerja keras dalam mengimbangi permainan cepat serta bertenaga dari Bayern Munchen.

Pelatih mereka, Arsene Wenger tampak serius mencari strategi terbaik dalam menghadapi kekuatan Munchen nanti. Bukan The Professor –Julukan Arsene Wenger- namanya jika tidak bisa mendapatkan ramuan formasi dan strategi dalam menghadapi lawan berat. Sebelumnya anak asuh Wenger berhasil menjadi juara grup pada saat penyisihan Liga Champions dengan hasil memuaskan.

The Professor memberikan pernytaannya kepada media lokal di Inggris, bahwa dirinya tidak akan memainkan umpan-umpan panjang kedepan. Dia mengaku sudah mengetahui cara mengatasi klub asal Jerman tersebut.

Menurutnya, kekuatan timnya itu terletak pada lini tengah dengan mengandalkan Mesut Ozil sebagai motor penyerangan. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa saat ini para pemainnya tengah siap dalam melakoni laga nanti.

Bukan hanya sang pelatih saja yang menginginkan kemenangan timnya itu, Ozil yang akan menjadi kreator serangan sangat ingin sekali Arsenal bisa mencuri poin pada leg pertama nanti melawan Munchen. “Kekuatan mereka berada pada fisik dan tenaga yang cukup luar biasa. Tapi saya rasa kami juga memiliki banyak keunggulan dibanding mereka,” ujar Ozil.

Konsentrasi dan Fokus

arsene wenger
arsene wenger pelatih Arsenal

Berulang kali pelatih Arsenal yang telah berumur 67 tahun itu mengingatkan kepada para pemainnya untuk bisa bermain tenang sambari memainkan bola dari kaki ke kaki. Menurutnya, konsentrasi dan menjaga fokus sepanjang 90 menit adalah cara untuk bisa mendapatkan poin maksimal pada laga nanti.

“Lini tengah akan menjadi penentu pada laga melawan mereka. Saya tidak ingin kecolongan gol diawal dari mereka. Maka dari itu, kami harus terus konsentrasi dan tetap fokus sepanjang jalannya pertandingan nanti jika ingin menang. Dan saya berharap itu semua bisa dilakukan pada saat laga berlangsung,” jelas Arsene Wenger.

Gaya permainan Liga Inggris dengan umpan-umpan panjang tidak akan bisa digunakan saat melakoni laga berat melawan Munchen. Umpan pendek dan cepat di perkirakan akan menjadi senjata mematikan yang akan digunakan oleh klub dari London tersebut. Alex Oxlade Chamberlain dan Francis Coquelin akan mengisi lini tengah yang di komandoi oleh Ozil.

Permainan Cepat

olivier giroud
olivier giroud pemain depan Arsenal

Bayern Munchen bukanlah lawan yang ringan karena memiliki banyak pemain dengan kemampuan cukup bagus. Sangat pantas jika The Professor cukup merasa khawatir ketika timnya harus bertemu mereka. Formasi dan strategi yang tepat akan menentukan kemenangan bagi klub asal London tersebut.

Formasi 4-4-2 dan gaya permainan cepat akan menjadi andalan dari Mesut Ozil CS. Selain itu, penyerang mereka Alexis Sanchez akan lebih bermain melebar untuk membuka peluang bagi penyerang tunggal mereka yakni Olivier Giroud.

“Kekuatan penuh menghadapi Munchen adalah pasti. Kami tidak sama sekali memandang remeh mereka karena kekuatannya akan bisa saja membuat kami menangis. Tapi saya rasa, mengandalkan permainan cepat dan tekanan tingggi akan membuat mereka gugup,” jelas Giroud.